Daun Mimba Sebagai Karunia Alam: Relasi Manusia Dan Tumbuhan Dalam Mengatasi Ketombe
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2048Kata Kunci:
ketombe, daun mimba, antijamur, perawatan alami, rambut rontokAbstrak
Masalah sehari-hari yang ditimbulkan ketombe masih banyak dialami oleh masyarakat, hal tersebut berpengaruh kepada tingkat kepercayaan dirinya dan membuat aktivitas sehari-hari terganggu. Ketombe adalah suatu kondisi kulit kepala yang bersifat kronik yang ditemukan di skuama atau serpihan-serpihan kulit kepala atau pengelupasan lapisan tanduk secara berlebihan. Penggunaan bahan kimia dalam produk anti-ketombe terkadang menimbulkan efek samping dan ketergantungan, sehingga diperlukan solusi alami yang aman dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji potensi daun mimba (Azadirachta indica A. Juss) yang dikenal memiliki sifat anti-jamur, anti-bakteri, anti inflamasi berkat kandungan senyawa aktif seperti azadirachtin, nimbin, salanin, dan triterpenoid yang membantu melawan mikroorganisme penyebab ketombe. Dalam hal ini, daun mimba memiliki berkemampuan dan memiliki kemungkinan menjadi alternatif komponen aktif dalam bahan untuk anti-bakteri yang alami, ramah lingkungan, dan minim efek samping. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen dengan mencoba membuat produk anti-ketombe yang praktis dan ramah lingkungan. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pengembangan produk anti-ketombe berbahan alami dan ramah lingkungan, sekaligus menjadi alternatif yang lebih sehat bagi konsumen.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Amelia Faradila Rizki Nugroho, Aqilah Rosichotul Jazilah, Siti Nur Shabrina, Yusup Akhsani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














