Tradisi Masyarakat Nahdliyin: Implementasi Fidyah Bidaur dengan Emas Bagi Orang Meninggal (Studi Kasus di Masyarakat Desa Muncung Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang)

Authors

  • Supe’i Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Sholahuddin Al Ayubi Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten
  • Masykur Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanuddin Banten

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1135

Keywords:

Tradisi Nahdliyin, Fidyah Bidaur, Masyarakat Desa Muncung

Abstract

Tulisan ini mendeskripsikan tentang tradisi fidyah bidaur bagi orang meninggal di desa Muncung sebagai fenomena ditengah masyarakat yang masih menimbulkan kontroversi, baik dari segi pemahaman maupun praktiknya, dengan demikian, kalangan masyarakat desa Muncung, selalu melakukan tradisi fidyah bidaur yang dianngapnya tepat dengan ajaran hadis dan pandangan pendapat fuqoha yang termaktub dalam Fathul Muin dan kitabuthuros lainnya. Fidyah bidaur dalam perspektif ajaran agama Islam, adalah bentuk pengganti atau tebusan yang dilakukan ketika seseorang tidak dapat menjalankan kewajiban ibadah seperti sholat, puasa, dan kewajian lainnya. Studi ini bertujuan untuk memahami implementasi fidyah bidaur dalam konteks budaya dan religius masyarakat desa Muncung serta melihat bagaimana tradisi ini dipertahankan dan berkembang dari masa kemasa serta mengetahui pendapat ulama tentang  fidyah bidaur dengan emas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan menggunakan pendekatan fenomologi, etnografi, dan studi kasus. Untuk pengumpulan data, tokoh agama dan masyarakat yang terlibat dalam praktik fidyah bidaur diwawancarai dan diobservasi.

Downloads

Download data is not yet available.

Published

2025-07-28

How to Cite

Supe’i, Ayubi, S. A. ., & Masykur. (2025). Tradisi Masyarakat Nahdliyin: Implementasi Fidyah Bidaur dengan Emas Bagi Orang Meninggal (Studi Kasus di Masyarakat Desa Muncung Kecamatan Kronjo Kabupaten Tangerang). Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(2), 962–969. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i2.1135

Issue

Section

Artikel