Pengembangan Produk Pempek Vegetarian dalam Pemanfaatan Tahu Putih Sebagai Alternatif Ikan tenggiri
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2024Kata Kunci:
Pempek , tahu , Subsitusi Ikan , Evaluasi sensoris , inovasi makanan tradisionalAbstrak
terbatas, serta meningkatnya permintaan terhadap makanan nabati dikalangan konsumen vegetarian.Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan dua formulasi, yaitu F1 (100% Ikan Tenggiri) sebagai kontrol dan F2 (100% Tahu Putih) sebagai subsitusi. Proses pembuatan dilakukan dengan mengikuti tahapan tradisional pembuatan pempek. Evaluasi sensoris dilakukan dengan melibatkan panelis terlatih (5 penjual vegetarian pengalaman) dan panelis tidak terlatih (25 konsumen) untuk menilai atribut warna , aroma, rasa dan tekstur menggunakan skala hedonik 5 poin. Data hasil pengujian dianalisis menggunakan metode ANOVA dan Uji Duncan untuk mengetahui perbedaan signifikan antar perlakuan. Hasil penelitian menujukkan bahwa pempek berbasis tahu (F2) mendapatkan tingkat penerimaan yang baik, terutama pada aspek tekstur dan rasa, yang dinilai sebanding dengan pempek berbasis ikan tradisional. Temuan ini membuktikan bahwa tahu dapat menjadi alternatif yang layak untuk menggantikan ikan dalam pembuatan pempek, serta memberikan pilihan yang lebih sehat, bebas kolestrol, dan inklusif bagi konsumen vegetarian.Penelitian ini berkontribusi terhadap inovasi kuliner tradisional Indonesia dan membuka peluang bagi industri tahu skala kecil di Batam untuk menciptakan produk bernilai tambah sambil tetap melestarikan warisan budaya kuliner lokal.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Fenny oktavia Gotami, Agung Arif Gunawan, Eva Amalia, Heri Nuryanto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














