Pengaruh Preferensi dan Citarasa Lokal pada Menu Vegetarian terhadap Loyalitas Konsumen Di Muso Art Cafe
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2091Kata Kunci:
preferensi konsumen, citarasa lokal, loyalitas konsumen, menu vegetarian, Muso Art CaféAbstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana preferensi konsumen dan citarasa lokal pada menu vegetarian dapat memengaruhi loyalitas konsumen di Muso Art Cafe. Pendekatan yang digunakan ialah kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert lima poin kepada 130 responden yang telah membeli menu vegetarian minimal dua kali. Seluruh proses pengolahan data dilakukan menggunakan SPSS untuk menilai kelayakan instrumen, kekuatan hubungan antarvariabel, serta kontribusi masing-masing variabel dalam membangun loyalitas konsumen. Instrumen penelitian dinyatakan valid (Sig. 0,000–0,007 < 0,05) dan reliabel (Cronbach’s Alpha 0,768–0,781). Data terdistribusi normal, tidak terjadi multikolinearitas (Tolerance 0,295; VIF 3,394), serta bebas heteroskedastisitas (Sig. 0,295 > 0,05). Model regresi yang diperoleh yaitu Y = 0,236 – 0,081X₁ + 0,666X₂ + e. Hasil analisis menunjukkan bahwa preferensi konsumen memiliki nilai t = -0,862 dengan Sig. 0,397 (>0,05), sehingga tidak berpengaruh signifikan terhadap loyalitas konsumen. Berbeda halnya dengan citarasa lokal yang menghasilkan nilai t = 6,666 dan Sig. 0,000 (<0,05), yang berarti berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, kedua variabel memberikan pengaruh signifikan terhadap loyalitas dengan nilai R² sebesar 0,828. Artinya, 82,8% variasi loyalitas konsumen dijelaskan oleh variabel preferensi dan citarasa lokal, sedangkan 17,2% lainnya dipengaruhi faktor lain di luar model. Penelitian ini menunjukkan bahwa Muso Art Cafe sukses membangun loyalitas konsumen melalui kekuatan citarasa lokal yang melekat pada menu vegetarian mereka. Preferensi konsumen belum menjadi penentu dominan, sehingga integrasi yang lebih mendalam antara selera pelanggan dan karakter kuliner lokal masih memiliki ruang untuk dikembangkan. Temuan ini menegaskan urgensi inovasi berbasis identitas citarasa lokal dalam memperkuat daya tarik serta kesinambungan loyalitas konsumen.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ajeng Ashilah, Rezki Alhamdi, Eva Amalia, Tirta Mulyadi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














