Penerapan Manajemen Produksi dan Operasi di Polri dalam Penanganan Black Spots
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i2.526Kata Kunci:
Manajemen produksi dan operasi, Blackspot, Perluasan pekerjaan, Keselamatan lalu lintasAbstrak
Manajemen produksi dan operasi dalam penanganan blackspot oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (POLRI). Fokus utama penelitian ini adalah strategi dan penerapan sistem kerja untuk mengidentifikasi dan mengatasi daerah rawan kecelakaan dan kejahatan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan manusia, kondisi jalan yang buruk, dan kurangnya penerangan jalan menjadi faktor utama penyebab kecelakaan. Pemanfaatan teknologi pemetaan geografis (GIS) untuk mengidentifikasi daerah rawan kecelakaan. Intervensi seperti intensifikasi patroli, operasi lalu lintas, perbaikan jalan, dan kampanye kesadaran keselamatan telah menunjukkan efektivitas dalam mengurangi jumlah kecelakaan. Terdapat kebutuhan untuk meningkatkan kolaborasi antar lembaga dan alokasi sumber daya yang tepat untuk keberhasilan intervensi keselamatan jalan raya. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan multidisiplin dan berkelanjutan untuk meningkatkan keselamatan lalu lintas di Indonesia.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Agus Slamet Riyanto, Sumiyati, Supriyadi, Zaharuddin, Adi Widyasmoro

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














