Pengalaman Kehilangan Orang Tua akibat Kematian saat Remaja: Redemption dan Contamination

Penulis

  • Caroline Kezia Kuswinarta Universitas Kristen Krida Wacana
  • Evans Garey Universitas Kristen Krida Wacana

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2108

Kata Kunci:

contamination, kehilangan orang tua, life story, redemption, remaja

Abstrak

Kehilangan orang tua pada masa remaja dapat mengguncang perkembangan emosional dan identitas, sehingga remaja perlu membangun makna atas pengalaman tersebut. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk narasi redemption dan contamination dalam life story remaja yang kehilangan orang tua akibat kematian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode life story dengan enam partisipan yang diwawancarai menggunakan pedoman The Life Story Interview pada tiga key scenes. Hasil menunjukkan bahwa high point berisi keintiman positif dengan orang tua, low point didominasi narasi contamination berupa kehilangan rasa aman, dukungan, dan harapan masa depan. Pada turning point, seluruh partisipan menampilkan redemption melalui pembelajaran hidup, pertumbuhan pribadi, pemulihan emosional, dan rekonstruksi makna. Kesimpulan: penelitian menegaskan bahwa narasi kehidupan membantu remaja memahami kehilangan dan mengubah pengalaman negatif menjadi makna yang lebih adaptif.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2025-12-29

Cara Mengutip

Kuswinarta, C. K., & Garey , E. . (2025). Pengalaman Kehilangan Orang Tua akibat Kematian saat Remaja: Redemption dan Contamination. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(3), 5174–5183. https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2108

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama