Gambaran Kualitas Hidup Psikolog Klinis di Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2082Kata Kunci:
Professional Quality of Life, Psikolog Klinis, Compassion Satisfaction, Burnout, Secondary Traumatic StressAbstrak
Kualitas hidup profesional psikolog klinis merupakan aspek penting dalam menjaga keberlanjutan layanan kesehatan mental, mengingat tingginya tuntutan emosional dalam praktik klinis. Kerangka Professional Quality of Life (ProQOL) digunakan untuk memahami kesejahteraan tenaga penolong melalui tiga dimensi, yaitu compassion satisfaction, burnout, dan secondary traumatic stress. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kualitas hidup profesional psikolog klinis yang berpraktik di Jakarta berdasarkan ketiga dimensi tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif. Partisipan penelitian berjumlah 73 psikolog klinis yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) aktif dan berpraktik di wilayah Jakarta. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui survei daring menggunakan instrumen Professional Quality of Life Scale versi Bahasa Indonesia yang telah diadaptasi untuk konteks psikolog klinis. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa psikolog klinis yang berpraktik di Jakarta memiliki tingkat compassion satisfaction yang tinggi, tingkat burnout pada kategori sedang, serta tingkat secondary traumatic stress yang rendah. Temuan ini memberikan gambaran awal mengenai kondisi kualitas hidup profesional psikolog klinis di Indonesia dan diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan dukungan profesional yang lebih optimal.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Luz Lynelle Tauk, Evans Garey

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













