Pengalaman Kehilangan Orang Tua akibat Kematian saat Remaja: Redemption dan Contamination
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2108Kata Kunci:
contamination, kehilangan orang tua, life story, redemption, remajaAbstrak
Kehilangan orang tua pada masa remaja dapat mengguncang perkembangan emosional dan identitas, sehingga remaja perlu membangun makna atas pengalaman tersebut. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk narasi redemption dan contamination dalam life story remaja yang kehilangan orang tua akibat kematian. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif metode life story dengan enam partisipan yang diwawancarai menggunakan pedoman The Life Story Interview pada tiga key scenes. Hasil menunjukkan bahwa high point berisi keintiman positif dengan orang tua, low point didominasi narasi contamination berupa kehilangan rasa aman, dukungan, dan harapan masa depan. Pada turning point, seluruh partisipan menampilkan redemption melalui pembelajaran hidup, pertumbuhan pribadi, pemulihan emosional, dan rekonstruksi makna. Kesimpulan: penelitian menegaskan bahwa narasi kehidupan membantu remaja memahami kehilangan dan mengubah pengalaman negatif menjadi makna yang lebih adaptif.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 caroline kezia kuswinarta, Evans Garey

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













