Peran Tari Wor dalam Upacara Adat Suku Biak
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2201Kata Kunci:
Tari Wor, upacara adat, suku Biak, makna simbolis, budaya PapuaAbstrak
Tari Wor merupakan salah satu warisan budaya sakral masyarakat suku Biak yang memiliki peran penting dalam pelaksanaan upacara adat. Tari ini tidak hanya berfungsi sebagai seni pertunjukan, tetapi juga sebagai media ritual yang mengandung nilai spiritual, sosial, dan simbolik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan Tari Wor dalam upacara adat suku Biak serta mengkaji peran dan makna simbolis yang terkandung dalam setiap gerakan tarinya. Penelitian ini menggunakan metode historis dengan tahapan heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, observasi lapangan, wawancara dengan tokoh adat dan pelaku budaya, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari Wor dilaksanakan secara sakral dan terstruktur, melibatkan penggunaan bahasa dan dialek Biak, nyanyian adat, kostum tradisional, serta gerakan tari yang terinspirasi dari alam, khususnya laut sebagai sumber kehidupan masyarakat Biak. Setiap gerakan Tari Wor mengandung makna simbolis yang mencerminkan hubungan manusia dengan Sang Pencipta (Manggundi), leluhur, sesama manusia, dan lingkungan alam. Selain itu, Tari Wor berperan sebagai sarana pewarisan nilai budaya, identitas sosial, serta penguatan solidaritas masyarakat. Dengan demikian, Tari Wor tidak hanya menjadi ekspresi budaya, tetapi juga berfungsi sebagai media pendidikan budaya yang penting dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan identitas masyarakat suku Biak di tengah dinamika perubahan sosial.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Sevlyn Cintya Eurine Rantung, Darmawan Edi Winoto, Aldegonda E. Pelealu

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














