Rasionalitas Petani dalam Memutuskan Konversi Lahan Komoditi di Desa Pangkalan Kapas Kecamatan Kampar Kiri Hulu
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i1.1070Kata Kunci:
Konversi Lahan, Petani,, Faktor yang Mempengaruhi, DampakAbstrak
Peralihan fungsi lahan tanaman karet menjadi tanaman serai wangi disebut konversi lahan. Konversi lahan merupakan tindakan mengubah atau mengalihkan fungsi lahan sebagian atau keseluruhan lahan menjadi lahan perkebunan sereh wangi. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pertimbangan petani dalam melakukan konversi lahan dan dampak yang dirasakan terhadap kehidupan sosial dan ekonomi petani. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh petani karet yang mengganti lahannya menjadi lahan serai wangi yang berjumlah 56 orang, teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sampel sensus yaitu mengambil semua populasi menjadi sampel. Instrument data adalah kuesioner, dan dianilisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa faktor bernilai dominan yaitu faktor ekonomi (608) dan faktor lingkungan (600). Selanjutnya faktor yang kurang dominan adalah faktor teknis (628). Dampak yang ditimbulkan dari konversi lahan ada 5 dampak yaitu, perubahan jam kerja, interaksi social, pendapatan, mata pencaharian dan penguasaan lahan.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad David, Risdayati

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














