Optimalisasi Pendidikan Inklusif: Peran Teknologi Adaptif dalam Meningkatkan Well-Being Anak Berkebutuhan Khusus
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajup.v5i2.1592Kata Kunci:
Pendidikan Inklusif, Teknologi Adaptif, Kesejahteraan ABKAbstrak
Pendidikan inklusif di Indonesia masih menghadapi tantangan kompleks seperti keterbatasan infrastruktur, stigma sosial, dan rendahnya kompetensi pendidik yang memengaruhi kesejahteraan anak berkebutuhan khusus (ABK). Kajian ini bertujuan mengeksplorasi optimalisasi pendidikan inklusif melalui pemanfaatan teknologi adaptif berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan school-related subjective well-being ABK. Kajian literatur terhadap 30 artikel ilmiah (2021–2025) dengan analisis tematik mengidentifikasi lima tema utama: (1) hambatan struktural dan psikologis dalam implementasi inklusi, (2) potensi AI sebagai teknologi adaptif untuk deteksi dini dan personalisasi pembelajaran, (3) pengaruh inklusi terhadap kesejahteraan ABK yang dipengaruhi faktor keluarga serta dukungan sosial, (4) integrasi nilai agama-budaya sebagai penguat penerimaan sosial, dan (5) pentingnya intervensi pendidikan melalui pelatihan guru. Temuan menegaskan bahwa pendekatan inklusif yang mengintegrasikan teknologi adaptif, nilai budaya, dan pelatihan guru dapat meningkatkan keterlibatan serta kesejahteraan ABK, sekaligus menjadi landasan bagi praktik pendidikan yang lebih responsif di Indonesia.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Nur Wulandani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















