Archipelago Islamic Philosophy; Ontological, Epistemological and Axiological Analysis of Archipelago Islamic Ideas in Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i2.583Kata Kunci:
Islam Nusantara, ontology, epistemology, axiology, moderation, IndonesiaAbstrak
Penelitian Artikel ini mengkaji secara mendalam konsep Islam Nusantara dari tiga perspektif filsafat, yaitu ontologi, epistemologi, dan aksiologi. Secara ontologis, Islam Nusantara hadir sebagai realitas historis yang terbentuk dari interaksi antara ajaran Islam dengan budaya lokal Nusantara. Secara epistemologis, Islam Nusantara menawarkan metode unik yang memadukan tradisi (al-Muhafazhah) dengan pembaruan (al-Akhdzu). Secara aksiologis, Islam Nusantara menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi, moderasi, dan keberagaman. Kajian ini menemukan bahwa Islam Nusantara bukan sekadar gagasan, tetapi praktik keagamaan yang hidup dan relevan dalam konteks Indonesia. Konsep ini menawarkan alternatif yang menyegarkan dalam wacana Islam global, khususnya dalam menghadapi tantangan pluralisme dan modernitas.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Hayumi, Wicka Yunita Dwi Utami, Euis Ismayati Yuniar, Nurusshofi Hamalatil Jannah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













