Makna Sosial dan Budaya Patung Tau Tau di Toraja, Sulawesi Selatan:Sebuah Tinjauan Etnografis
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2089Kata Kunci:
Tau Ta, Seni Patung, Sosial-Budaya, TorajaAbstrak
Patung Tau Tau di Toraja tidak hanya berperan sebagai simbol penghormatan kepada arwah orang Toraja yang telah meninggal dunia, tetapi juga menjadi penanda status sosial, identitas keluarga, dan kesinambungan tradisi dalam masyarakat suku Toraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna sosial dan budaya yang terkandung dalam patung Tau Tau di Toraja. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode etnografi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara, dan dokumentasi (studi dokumen). Analisis data yang digunakan adalah model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa patung Tau Tau dipahami masyarakat suku Toraja sebagai representasi hubungan antara dunia hidup dan dunia arwah, sarana menjaga struktur sosial dan kesinambungan tradisi, serta media edukasi bagi generasi penerus. Meskipun mengalami beberapa perubahan dalam cara memahami patung Tau Tau di era modernisasi dan pariwisata, makna sosial dan budayanya tetap bertahan. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelestarian sistem nilai yang melekat pada patung Tau Tau sebagai salah satu identitas kultural masyarakat suku Toraja.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Gazali, Musfir Rizal Pratama, Suherman

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













