Terapi Relaksasi Terbimbing Meningkatkan Kualitas Hidup Pasien Gagal Ginjal Kronis yang menjalani terapi Hemodialisa
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2029Kata Kunci:
Relaksasi Terbimbing, Kualitas Hidup, Gagal Ginjal KronikAbstrak
Penyakit ginjal kronik atau Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan kondisi penurunan fungsi ginjal yang terjadi secara bertahap dan menetap, sehingga ginjal tidak lagi mampu menjalankan fungsinya dalam menyaring darah secara optimal. Dampak dari kondisi ini adalah penumpukan zat sisa metabolisme dan cairan di dalam tubuh, yang selanjutnya mengganggu keseimbangan metabolik serta cairan dan elektrolit. Secara global, penyakit tidak menular masih menjadi penyebab utama kematian, dengan kontribusi sekitar 74%, dan sebagian besar terjadi di negara berpendapatan menengah ke bawah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penerapan teknik Relaksasi Terbimbing terhadap kualitas hidup pasien CKD yang menjalani terapi hemodialisis di Ruang Hemodialisa RSU Kertha Usada Singaraja. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, melibatkan 35 pasien hemodialisis yang dipilih melalui perhitungan kebutuhan sampel menggunakan aplikasi G-Power dan teknik purposive sampling. Pengukuran kualitas hidup dilakukan menggunakan instrumen WHOQOL-BREF. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji Wilcoxon dengan tingkat signifikansi 5%. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000, yang menegaskan adanya pengaruh signifikan teknik Relaksasi Terbimbing dalam meningkatkan kualitas hidup pasien CKD yang menjalani hemodialisis di Ruang Hemodialisa RSU Kertha Usada Singaraja. Berdasarkan hasil penelitian, teknik Relaksasi Terbimbing direkomendasikan untuk diterapkan secara rutin sebagai intervensi nonfarmakologis dalam asuhan keperawatan pasien CKD yang menjalani hemodialisis, guna mendukung peningkatan kualitas hidup secara holistik. Selain itu, diperlukan pengembangan penelitian lanjutan dengan desain dan jumlah sampel yang lebih besar untuk memperkuat temuan ini.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Putu Wahyu Sri Juniantari Sandy, Putu Agus Ariana, Gede Ivan Kresnayana

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













