Penegakan Hukum terhadap Nelayan Suku Bajo yang Menggunakan Bahan Peledak di Kecamatan Soropia

Penulis

  • Hasrul Universitas Sulawesi Tenggara
  • La Ode Bariun Universitas Sulawesi Tenggara
  • La Ode Munawir Universitas Sulawesi Tenggara

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i2.577

Kata Kunci:

Penegekan Hukum, Peledak, Nelayan

Abstrak

Penelitian penegakan hukum penggunaan bahan peledak oleh nelayan  dilatar belakangi dari kurangnya pengetahuan dan sudah menjadi kebiasaan mengenai penggunaan bahan peledak oleh nelayan. Untuk mendeskripsikan dan menganalisis penegakan hukum terhadap nelayan Suku Bajo yang menggunakan bahan peledak dikecamatan Soropia. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian hukum empiris. Pendekatan yuridis (hukum dilihat sebagai norma atau das sollen). Pendekatan empiris (hukum sebagai kenyataan sosial, kultural atau das sein), karena dalam penelitian ini digunakan data primer yang diperoleh dari lapangan. Kesimpulan penelitian Penegakan hukum terhadap penangkapan ikan yang menggunakan bahan peledak di Kawasan Kecamatan Soropia.  Masih kurang efektif, walaupun telah ditangani secara serius oleh aparat penegak hukum dalam bentuk tindakan yang sifatnya preventif maupun represif yang dilakukan Pihak Kecamatan dan Polres Konawe, penuntutan oleh Jaksa penuntut umum, sampai dengan vonis oleh pengadilan. disebabkan antara lain karena kurangnya informasi dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahayanya bahan peledak, serta terbatasnya persenoli  aparat penegak hukum dilaut soropia.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2024-08-19

Cara Mengutip

Hasrul, Bariun, L. O. ., & Munawir, L. O. (2024). Penegakan Hukum terhadap Nelayan Suku Bajo yang Menggunakan Bahan Peledak di Kecamatan Soropia. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 4(2), 930–936. https://doi.org/10.57250/ajsh.v4i2.577

Terbitan

Bagian

Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama