Pengaruh Stres Kerja terhadap Perilaku Cyberloafing pada Anggota Polri di Satuan Kerja Markas Komando Polda Kalimantan Selatan
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i3.3458Keywords:
Anggota Polri, Cyberloafing, Stres KerjaAbstract
Perkembangan teknologi digital mempermudah pekerjaan, tetapi juga meningkatkan potensi munculnya cyberloafing, yaitu penggunaan internet untuk kepentingan pribadi selama jam kerja. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh stres kerja terhadap perilaku cyberloafing pada anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di Polda Kalimantan Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional terhadap 653 anggota Polri yang dipilih melalui convenience sampling. Data dikumpulkan menggunakan Skala Stres Kerja HSE dan Skala Cyberloafing EWCS, kemudian dianalisis dengan regresi linier sederhana. Stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap perilaku cyberloafing, sehingga semakin tinggi stres kerja, semakin rendah kecenderungan cyberloafing. Tingginya tuntutan pekerjaan dan pengawasan mendorong anggota lebih fokus pada tugas, sehingga pengelolaan stres kerja yang efektif penting untuk mendukung perilaku kerja produktif dan meminimalkan cyberloafing.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Denny Vahlevi, Lita Ariani, Julaibib

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










