Academic Burnout Ditinjau dari Work Overload Mahasiswa yang Tinggal di Pondok Pesantren
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i3.3369Keywords:
Work Overload, Academic Burnout, Mahasiswa, Pondok PesantrenAbstract
Mahasiswa yang menghadapi tuntutan akademik dan tinggal di pondok pesantren seharusnya mampu mengelola waktu, energi, dan kemampuan psikologis. Namun, tingginya tuntutan aktivitas yang melampaui kemampuan individu dalam mengelola waktu, tenaga, dan perhatian dapat meningkatkan risiko munculnya academic burnout. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh work overload terhadap academic burnout pada mahasiswa yang tinggal di pondok pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Populasi berjumlah 200 mahasiswa STEBI Syaikhona Kholil Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan Banat 1, dengan sampel sebanyak 140 mahasiswa. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala work overload dan skala academic burnout. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan SPSS 26 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara work overload dengan academic burnout (R = 0,671). Analisis koefisien determinasi menunjukkan work overload memberikan kontribusi sebesar 45,1% terhadap academic burnout (R2 = 0,451), sedangkan 54,9% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Hasil uji F juga menunjukkan ada pengaruh work overload terhadap academic burnout (p = 0,000 < 0,05). Dengan demikian, hipotesis yang menyatakan, “Ada pengaruh work overload terhadap academic burnout pada mahasiswa yang tinggal di pondok pesantren” diterima dan didukung data penelitian.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Aizatul Islami Nur Fadiyati, Laurensius Laka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










