Pendidikan Ecologi di TK Sumba Barat Daya Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i2.1275Kata Kunci:
Ekopedagogi, Anak Usia Dini, Pendidikan Agama IslamAbstrak
Usia dini disebut sebagai usia emas (golden age).Perlakuan oleh orang dewasa pada anak usia dini sangat menentukan tahap perkembangan selanjutnya. Salah satu isu global yang menjadi perhatian saat ini adalah tentang isu lingkungan atau keseimbangan alam. Adapun tujuan dari penelitian adalah untuk mengetahui bentuk pembelajaran ekopedaogik papda anak usia dini pada lembaga Pendidikan anak usia dini binaan Yayasan Pendidikan Nusa Cendana (Yapnusda) yakni TK. St. Dominikus Weepangali. penelitian dilakukan dengan menggunakan paradigma penelitian kualitatif. Responden penelitian adalah para guru atau tutor dan juga siswa. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Data dianalis berdasarkan prinsip paradigma penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program pendidikan ekologi dilakukan melalui kegiatan rutin atau pembiasaan yang dikenal dengan istilah Pembiasaan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Sedangkan implikasi dari penelitian ini adalah untuk membangun kesadaran ekologis bagi anak usia dini, ramah terhadap lingkungan dan menjadikan lingkungan sebagai pijakan untuk membangun kesadaran ekologis untuk ikut serta menyelesaikan krisis lingkungan, dan memandang bahwa alam memiliki jiwa spiritualitas sebagaimana manusia yang harus di hormati.
Unduhan
Referensi
Apriani, A. (2017). Penerapan Tari Kreatif Dengan Eksplorasi Imagery Lingkungan Hidup Anak Usia Dini. Early Childhood : Jurnal Pendidikan , 1 (2), 64-75.
Astuti, I. (2015). Perilaku Peduli Lingkungan dan Pengembangannya Pada Anak Usia 5-6 Tahun di TK. Jurnal Pendidik an dan Pembelajara n Khatulistiwa , 4 (6).
Diavano, A. (2022). Program Eco-Pesantren Berbasis Kemitraan Sebagai Upaya Memasyarakatkan Isu-Isu Lingkungan Melalui Pendidikan. Jurnal Litbang Sukowati: Media Penelitian dan Pengembangan , 5 (2), 113-125.
Departemen Dokumentasi dan Penerangan KWI (2018) Ensiklik Paus Fransiskus 24 Mei 2015. LAUDATO SI’ TERPUJILAH ENGKAU. Seri Dokumen Gerejawi No. 98. Diterjemahkan dari teks Perancis dan Italia oleh: Martin Harun, OFM.
Dahlan, J. (2017). Pendidikan Berwawasan Lingkungan Bagi Anak Di Era Globalisasi.
Ejournal El Hamra; Jurnal pendidikan dan kemassyarakatan. 2(2).
Denzin, N., & Lincoln, Y. (2009). Handbook of Qualitative Research. Pustaka Pelajar. Fathurahman ,M. 2021. Penanaman Karakter Peduli Lingkungan Melalui Pengajaran Fikih
Ekologi Pada Anak Usia Dini. : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Volume 02 No. 2 Desember 2021.
Giroux, H.A. (2005) What is Critical Pedagogy?. Diakses pada 06 Mei 2023 dari http://www.perfectht.org/CT/giroux5.html
Gaard, G. (2008). Toward an ecopedagogy of children’s environmental literature. Green Theory & Praxis: The Journal of Ecopedagogy , 4 (2), 1124.
Gadotti, M. (2008) What we need to learn to save the planet. Journal of Education for Sustainable Development, 2(1), 21-30.
Irianto, D. M dkk (2022). Rancang Bangun Bahan Ajar Digital Berbasis Ekopedagogik Approach. Naturalistik: Jurnal penelitian pendidikan dan Pembelajaran , 6 (2), 1150- 1160
Kahn, R. (2008) ‘From Education for Sustainable Development to Ecopedagogy: Sustaining Capitalism or Sustaining Life?’ dalam Green Theory & Praxis: The Journal of Ecopedagogy.4, (1).
Kusumawardani, R. R. W. A., & Kuswanto, K. (2020). Membangun kesadaran lingkungan melalui ekopedagogik pada anak usia dini berlandaskan konsep Jan Ligthart. Jurnal Pendidikan Anak , 9 (2), 94-99.
Kurniati E., Sari., N., & Nurhasanah., N. 2022. Pemulihan Pascabencana Pada Anak Usia Dini Dalam Perspektif Teori Ekologi. Volume 6 Issue 2 (2022) Pages 579-587. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Issn: 2549-8959 (Online) 2356-1327 (Print).
Moleong, L. J. (2004). Metodologi Penelitian Kualitatif. Rosda Karya.
Miles, B. M dan Huberman. M. (1992). Analisis Data Kualitatif Buku Sumber Tentang Metodemetode Baru. Jakarta. UIP
Mujahidin. M.D .& Ali. I. (2022). Penerapan Perilaku Bijak Berplastik Sebagai Representasi Pendidikan Lingkungan Berbasis Ecopedagogy. SOSEARCH:Social Science Educational Research, 2(2). 94-103.
Misiaszek, G. W. (2015). Ecopedagogy and citizenship in the age of globalisation: Connections between environmental and global citizenship education to save the planet. European Journal of Education , 50 (3), 280-292.
Misiaszek, G. (2012). Transformative environmental education within social justice models: Lessons from comparing adult ecopedagogy within North and South America. In Second international and book lif long education lerarning (pp. 423-440). Springer, Dordrecht.
Misiaszek, G. W. (2015). Ecopedagogy and citizenship in the age of globalisation: Connections between environmental and global citizenship education to save the planet. European Journal of Education , 50 (3), 280-292.
Mubayyamah., M., Prasetyoningsih., L. S., A. 2023. Faktor Ekologi Dalam Kegiatan Menyimak Cerita Pada Anak Usia Dini: Studi Kasus Bimbingan Belajar Nathania. Volume 7 Issue 5 (2023). Pages 5643-5653. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Issn: 2549-8959 (Online) 2356-1327 (Print).
Nidyawati, D. E. (2017). Konsep Dan Implementasi Pendidikan Berbasis Alam Di Sanggar Anak Alam (Salam) Nitiprayan Kasihan Bantul Yogyakarta. Spektrum Analisis Kebijakan Pendidikan, 6(4), 331-343.
Nurzaelani, M. M. (2017). Peran Guru Dalam Pendidikan Lingkungan Hidup. Jurnal Teknologi Pendidikan , 6 (1).
Supriatna, N. (2012). Developing Green behaviour through Ecopedagogy in Social Studies Learning in Elementari School in Bandung. Indonesia. Paper, Presented at the Eight of Asia (CESA 2012),Chulalongkorn University Bangkok, Thailand, 2012.
Supriatna, N., Nur, F.R., Aprilia, E.S., & Mela, D. (2018). Implementasi Education For Sustainable Development (ESD) melalui Ecopedagogy dalam Pembelajaran Tematik Terpadu di Sekolah Dasar. Primaria Educationem Journal. 1(2): 80-86.
Suryani, L., & Seto, S. B. (2020). Penerapan Media Audio Visual untuk Meningkatan Perilaku Cinta Lingkungan pada Golden Age. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini , 5 (1), 900-908.
Sovieti., dkk. (2023). Child-Friendly Schools for PAUD: Telaah Filsafat Progresivisme John Dewey. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. 7(1). 27-41.
Smith, J. A. (2013). Dasar-dasar Psikologi Kualitatif Pedoman Praktis Metode Penelitian. Nusa Media.
Supriatna, N. (2016). Ecopedagogy membangun kecerdasan Ekologis siswa dalam pembelajaran IPS. Bandung:Rosda karya.
WALHI. (2021.). Kondisi lingkungan hidup di Indonesia di tengah isu pemanasan global. Diakses pada 06 Mei November 2023, dari https://www.walhi.or.id/kondisi-lingkungan- hidup-di-indonesia-di-tengah-isu-pemanasan-global
Yasida, K.S.( 2020).Eco-pedagogy. HISTORIKA. 23(1): 70-79.
Yunansah, H., & Herlambang, Y. T. (2017). Pendidikan berbasis ekopedagogik dalam menumbuhkan kesadaran ekologis dan mengembangkan karakter siswa sekolah dasar. Edu Humaniora. Jurnal pendidikan Dasar Kampus Cibiru. 9 (1), 27-34.
Yunansah, H., Kuswanto, K., & Abdillah, F. (2020). Ekopedagogik: analisis pola pendidikan di sekolah alam Bandung. . Edu Humaniora. Jurnal pendidikan Dasar Kampus Cibiru, 12 (2), 115-124.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Rahel Maga Haingu, Heronimus Delu Pingge

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










