Festival Jelajah Maumere sebagai Upaya Merawat Warisan Leluhur dan Peradaban Lokal melalui Dinas Pariwasata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka

Penulis

  • Maria Margaretha Paula Universitas Nusa Nipa
  • Markus Kristian Retu Universitas Nusa Nipa
  • Intan Mustafa Universitas Nusa Nipa

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2403

Kata Kunci:

Festival budaya, pelestarian budaya, warisan leluhur, pariwisata budaya, Kabupaten Sikka

Abstrak

Festival budaya merupakan salah satu strategi penting dalam upaya pelestarian warisan leluhur dan peradaban lokal di tengah arus globalisasi dan modernisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Festival Jelajah Maumere sebagai upaya merawat warisan leluhur dan peradaban lokal melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, menjadikan Festival Jelajah Maumere sebagai studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, tokoh adat, pelaku seni budaya, serta masyarakat lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Festival Jelajah Maumere berperan sebagai media pelestarian budaya yang efektif melalui representasi nilai-nilai leluhur, penguatan identitas budaya lokal, serta pewarisan tradisi kepada generasi muda. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka berperan strategis sebagai fasilitator, regulator, dan promotor budaya dalam penyelenggaraan festival, sehingga mendorong partisipasi aktif masyarakat dan komunitas adat. Selain berdampak pada pelestarian budaya, festival ini juga memberikan kontribusi sosial dan ekonomi bagi masyarakat lokal melalui penguatan sektor pariwisata budaya dan ekonomi kreatif. Namun demikian, penelitian ini menemukan adanya tantangan berupa keterbatasan sumber daya, risiko komodifikasi budaya, serta belum optimalnya pemerataan manfaat festival bagi seluruh komunitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Festival Jelajah Maumere tidak hanya berfungsi sebagai agenda pariwisata, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam menjaga keberlanjutan warisan leluhur dan peradaban lokal di Kabupaten Sikka. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan festival yang berkelanjutan, partisipatif, dan berorientasi pada nilai-nilai budaya lokal agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-04-20

Cara Mengutip

Paula, M. M., Retu , M. K., & Mustafa , . I. . (2026). Festival Jelajah Maumere sebagai Upaya Merawat Warisan Leluhur dan Peradaban Lokal melalui Dinas Pariwasata dan Kebudayaan Kabupaten Sikka. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(1), 390–395. https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2403

Terbitan

Bagian

Artikel