Tradisi Padungku Masyarakat Suku Pamona di Kabupaten Poso Sulawesi Tengah
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2205Keywords:
Padungku, suku Pamona, tradisi panen, budaya lokal, solidaeitas sosial, etnografi, Sulawesi TengahAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pelaksanaan tradisi Padungku pada masyarakat suku Pamona di Desa Toinasa, Kecamatan Pamona-Barat, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Padungku merupakan salah satu warisan budaya turun-temurun yang dilaksanakan sebagai ritual pengucapan syukur setelah masa panen padi selesai. Tradisi ini tidak hanya berfungsi sebagai ungkapan rasa terima kasih kepada sang pencipta tetapi juga sebagai sarana mempererat solidaritas sosial, gotong royong, dan identitas sosial masyarakat suku Pamona. Penelitian ini menggunakan pendekatan etnografi untuk memahami secara mendalam nilai, norma, dan praktik budaya Padungku langsung dari perspektif masyarakat setempat. Selain itu, metode sejarah digunakan untuk merekonstruksi asal-usul, perkembangan, dan perubahan pelaksanaan tradisi ini dari masa ke masa, terutama pasca konflik sosial yang pernah melanda wilayah Kabupaten Poso. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dokumentasi, serta studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Padungku tetap bertahan meski mengalami perubahan akibat modernisasi dan pengaruh agama. Pelaksanaan Padungku berperan penting dalam menjaga kelestarian budaya lokal dan kearifan masyarakat Pamona dalam menghadapi dinamika sosial serta memberikan kontribusi pada pemulihan keharmonisan pasca konflik. Tradisi ini juga mencerminkan nilai-nilai kerohanian, moral, dan kebersamaan yang kuat, yang menjadi fondasi sosial budaya masyarakat. Penelitian ini diharapkan memberikan wawasan baru dan kontribusi akademis serta praktis dalam pelestarian tradisi lokal sebagai warisan budaya bangsa Indonesia.
Downloads
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Agnes Agnita Lukalemba, Darmawan Edi Winoto, Almen S Ramaino

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













