Pemanfaatan Moringa Oleifera sebagai Sirup Herbal untuk Penanganan Diare: Kajian Sosial terhadap Praktik Kesehatan Masyarakat
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2444Kata Kunci:
Moringa Oleifera, Sirup Herbal, Obat Alternatif Diare, Kesehatan Masyarakat, Pemanfaatan Tanaman ObatAbstrak
Artikel ini dilatarbelakangi oleh tingginya ketergantungan masyarakat terhadap obat antidiare berbasis kimia yang kerap menimbulkan efek samping seperti nyeri perut, mual, dan muntah. Kondisi ini mendorong perlunya solusi alternatif yang lebih aman dan alami. moringa oleifera dipilih sebagai bahan utama karena mengandung senyawa aktif seperti tanin, flavonoid, dan saponin yang mampu mengatasi gangguan pencernaan, khususnya diare. Penelitian ini bertujuan merancang obat antidiare herbal dalam bentuk sirup tanpa tambahan bahan kimia, dengan fokus pada efektivitas dan keamanan konsumsi. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen laboratorium, meliputi uji fitokimia, uji efektivitas terhadap bakteri penyebab diare, serta observasi reaksi pada hewan uji. Hasil awal menunjukkan sirup moringa oleifera memiliki potensi dalam meredakan gejala diare secara alami dan mengurangi efek samping yang umum terjadi akibat obat kimia. Temuan ini diharapkan dapat menjadi solusi inovatif yang lebih terjangkau bagi masyarakat, terutama mereka yang memilih pengobatan herbal. Dengan demikian, pemanfaatan moringa oleifera sebagai bahan dasar obat diare menjadi langkah strategis dalam pengembangan fitoterapi yang mendukung kesehatan pencernaan secara aman dan holistik.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Festi Hayu Winastri, Ridwan Ilham Kurniawan , Ararya Danadyaksa

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














