Kearifan Alam dalam Perawatan Manusia: Pemanfaatan Wedang Jahe untuk Meredakan Nyeri

Penulis

  • Kayyisa Azkiya M MTs Sunan Pandanaran
  • Siti Nur Shabrina MTs Sunan Pandanaran

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2381

Kata Kunci:

Wedang Jahe, Nyeri, Kearifan Alam, Terapi Alami, Kesehatan Holistik

Abstrak

Artikel ini mengkaji pemanfaatan wedang jahe sebagai bentuk kearifan alam dalam perawatan manusia, khususnya dalam meredakan nyeri. Tujuan kajian ini adalah untuk menganalisis konsep nyeri, mekanisme respons tubuh terhadap terapi alami, serta posisi wedang jahe dalam tradisi pengobatan masyarakat Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi pustaka melalui teknik internet searching terhadap buku, jurnal ilmiah, dan sumber tepercaya yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa wedang jahe mengandung senyawa bioaktif seperti gingerol, shogaol, dan zingerone yang memiliki efek antiinflamasi, analgesik, dan antioksidan, sehingga efektif membantu menurunkan intensitas nyeri, baik nyeri otot, sendi, maupun nyeri inflamasi lainnya. Selain aspek biologis, wedang jahe juga memberikan efek psikologis berupa rasa hangat dan relaksasi yang mendukung kesehatan holistik. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa wedang jahe berpotensi menjadi terapi komplementer yang aman, terjangkau, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat pelestarian pengetahuan lokal dan relasi harmonis antara manusia dan alam.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-04-20

Cara Mengutip

Azkiya M, K. ., & Nur Shabrina, S. . (2026). Kearifan Alam dalam Perawatan Manusia: Pemanfaatan Wedang Jahe untuk Meredakan Nyeri. Arus Jurnal Sosial Dan Humaniora, 6(1), 217–227. https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2381

Terbitan

Bagian

Artikel