Analisis Unsur Wanprestasi dalam Jual Beli dengan Sistem Pembayaran Cod pada Toko Kopiink
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v6i1.2233Kata Kunci:
Wanprestasi, Cash on Delivery (COD),, E-commerceAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis unsur-unsur wanprestasi dalam transaksi penjualan dengan sistem Cash On Delivery (COD) di Toko Kopiink melalui platform Tokopedia. Menggunakan metode penelitian hukum normatif-empiris, studi ini mengevaluasi legalitas perjanjian digital dan implementasi tanggung jawab hukum dalam praktik perdagangan elektronik. Temuan penelitian menunjukkan bahwa transaksi tersebut telah memenuhi kriteria kesepakatan yang sah berdasarkan Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dan Pasal 18 Undang-Undang ITE, sehingga memiliki kekuatan hukum yang mengikat bagi penjual maupun pembeli. Unsur wanprestasi terbukti terpenuhi ketika pembeli melakukan penolakan pembayaran secara sepihak saat barang sampai di tujuan, meskipun penjual telah memenuhi kewajiban pengiriman produk. Tindakan ini menimbulkan kerugian bagi penjual berupa biaya operasional pengiriman, biaya pengemasan, serta hambatan pada arus kas perusahaan. Berdasarkan Teori Pertanggungjawaban Hukum Hans Kelsen, penegakan sanksi melalui mekanisme penangguhan fitur COD oleh platform, penerapan daftar hitam (blacklist), hingga langkah mitigasi risiko internal menjadi krusial untuk memulihkan ketertiban hukum.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Alissya Nurul Aini, Nurhayani

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














