Analisis Peran Zakat dalam Mengurangi Tingkat Kemiskinan di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2140Kata Kunci:
Zakat Produktif,, Keuangan Syariah,, Pemberdayaan Ekonomi,Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran zakat produktif dalam mengurangi tingkat kemiskinan di Indonesia dengan menggunakan pendekatan studi pustaka yang dipadukan dengan analisis deskriptif kuantitatif. Zakat produktif merupakan salah satu instrumen ekonomi Islam yang tidak hanya berfungsi sebagai kewajiban ibadah, tetapi juga sebagai alat distribusi kekayaan dan pemberdayaan ekonomi umat. Melalui pemberian modal usaha, pelatihan, dan pendampingan kewirausahaan, zakat produktif diharapkan dapat membantu para mustahik meningkatkan kemampuan ekonominya sehingga bertransformasi menjadi muzakki. Data penelitian diperoleh dari sumber-sumber sekunder, seperti laporan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), Kementerian Agama, Badan Pusat Statistik (BPS), serta berbagai hasil penelitian terdahulu yang relevan. Analisis dilakukan dengan melihat tren hubungan antara peningkatan penghimpunan zakat produktif dan penurunan tingkat kemiskinan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan zakat produktif yang baik dan terarah mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan mustahik, memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat, dan menurunkan tingkat kemiskinan secara berkelanjutan. Selain itu, zakat produktif juga terbukti mampu menciptakan efek multiplier bagi perekonomian melalui penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan produktivitas masyarakat. Namun demikian, efektivitas zakat produktif masih menghadapi berbagai tantangan, antara lain keterbatasan sumber daya manusia dalam lembaga amil zakat, rendahnya literasi ekonomi syariah di kalangan masyarakat, serta kurangnya sinergi antara lembaga pengelola zakat dengan kebijakan pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan penguatan kelembagaan, peningkatan transparansi, dan edukasi masyarakat untuk mendorong partisipasi muzaki secara berkelanjutan. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa zakat produktif memiliki potensi besar sebagai instrumen pembangunan ekonomi Islam yang mampu mengurangi kesenjangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan umat jika dikelola secara profesional, terintegrasi, dan berorientasi pada pemberdayaan jangka panjang.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Alifia Azizah Widyanti, Hesty Aulia Putri, Fikri Haikal, Rasya Ananda Rianto

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.














