Hubungan Heart Rate Variability dengan Indeks Insomnia pada Pasien Gagal Ginjal Kronik yang Menjalani Hemodialisis
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajsh.v5i3.2027Kata Kunci:
Heart Rate Variability, Insomnia, Hemodialisa, Kualitas TidurAbstrak
Pasien yang menjalani terapi hemodialisa sering mengalami gangguan tidur, termasuk insomnia, yang dapat memengaruhi kualitas hidup serta kestabilan fungsi otonom tubuh. Heart Rate Variability (HRV) merupakan indikator noninvasif yang mencerminkan aktivitas sistem saraf otonom dan keseimbangan antara simpatis serta parasimpatis. Penurunan HRV sering dikaitkan dengan Pasien yang menjalani terapi hemodialisa sering mengalami gangguan tidur, termasuk insomnia, yang dapat memengaruhi kualitas hidup serta kestabilan fungsi otonom tubuh. Heart Rate Variability (HRV) merupakan indikator noninvasif yang mencerminkan aktivitas sistem saraf otonom dan keseimbangan antara simpatis serta parasimpatis. Penurunan HRV sering dikaitkan dengan gangguan tidur, termasuk insomnia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Heart Rate Variability (HRV) dengan tingkat insomnia pada pasien yang menjalani hemodialisa di RSU Kertha Usada Singaraja. Penelitian ini menggunakan rancangan cross-sectional dengan total 30 responden, terdiri dari 15 laki-laki dan 15 perempuan dengan rentang usia 25–55 tahun. HRV diukur menggunakan alat monitor elektrokardiografi, sedangkan tingkat insomnia dinilai menggunakan kuesioner Insomnia Severity Index (ISI). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Pearson dengan tingkat signifikansi p<0,05. Hasil analisis menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara HRV dengan tingkat insomnia pada pasien hemodialisa (p=0,005). Nilai HRV yang lebih rendah berhubungan dengan skor insomnia yang lebih tinggi, menunjukkan bahwa gangguan keseimbangan otonom dapat berkontribusi terhadap gangguan tidur pada pasien hemodialisa. Terdapat hubungan yang bermakna antara Heart Rate Variability dan tingkat insomnia pada pasien yang menjalani hemodialisa di RSU Kertha Usada Singaraja. Pemantauan HRV dapat digunakan sebagai indikator awal untuk mendeteksi risiko insomnia dan meningkatkan intervensi terhadap kualitas tidur pasien hemodialisa.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Putu Agus Ariana, Putu Wahyu Sri Juniantari Sandy

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.













