Strategi dan Faktor Protektif dalam Manajemen Stres akibat Workplace telepressure: Systematic Literature Review

Penulis

  • Cherina Safa Wardhani Universitas Negeri Surabaya
  • Ni Wayan Sukmawati Puspitadewi

DOI:

https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i3.3441

Kata Kunci:

Workplace telepressure, Manajemen Stres, Faktor Protektif, Recovery, Boundary management, Kesejahteraan Pekerja

Abstrak

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) telah meningkatkan fleksibilitas dan kecepatan komunikasi di tempat kerja, tetapi pada saat yang sama memunculkan workplace telepressure, yaitu dorongan atau tekanan psikologis untuk segera merespons komunikasi terkait pekerjaan melalui media digital. Workplace telepressure dapat menyebabkan keterhubungan kerja yang berkelanjutan dan mengganggu proses pemulihan pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mensintesis strategi, faktor protektif, serta sumber daya yang berpotensi membantu pekerja dalam mengelola stres dan mengurangi dampak negatif workplace telepressure terhadap kesejahteraan. Penelitian dilakukan menggunakan metode Systematic Literature Review terhadap sembilan studi empiris yang memenuhi kriteria inklusi. Studi yang dianalisis mencakup penelitian terhadap pekerja dari berbagai konteks pekerjaan dan negara. Hasil sintesis menunjukkan bahwa dampak workplace telepressure terutama berkaitan dengan terganggunya recovery dan boundary antara pekerjaan dan kehidupan pribadi, serta munculnya strain psikologis dan kognitif seperti burnout, stres, rumination, work-family conflict, self-regulatory fatigue, dan gangguan tidur. Faktor protektif yang ditemukan meliputi transformational leadership, perceived organizational support, family-supportive work environment, role boundary, psychological dan spatial detachment, serta psychological resilience. Temuan juga menunjukkan bahwa kebijakan formal mengenai disconnection tidak selalu berkaitan dengan rendahnya telepressure apabila norma informal mengenai ketersediaan pekerja setelah jam kerja masih kuat. Dengan demikian, manajemen stres akibat workplace telepressure perlu dilakukan secara multilevel melalui penguatan sumber daya individu, pengelolaan batas kerja-kehidupan, serta penciptaan lingkungan organisasi yang mendukung pemulihan dan mengurangi tuntutan untuk selalu tersedia secara digital.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Diterbitkan

2026-10-15

Cara Mengutip

Wardhani, C. S., & Puspitadewi, N. W. S. . (2026). Strategi dan Faktor Protektif dalam Manajemen Stres akibat Workplace telepressure: Systematic Literature Review. Arus Jurnal Psikologi Dan Pendidikan, 5(3), 2834–2847. https://doi.org/10.57250/ajpp.v5i3.3441

Terbitan

Bagian

Artikel