Studi Kualitatif Penerapan Literasi Dini Sebelum Tidur Sebagai Stimulus Imajinasi Anak Usia 3-5 Tahun Di Bimbingan Belajar Alamanda Kids
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajpp.v4i3.1714Kata Kunci:
membaca sebelum tidur, imajinasi anak, anak usia dini, pendekatan kualitatifAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Penerapan Literasi Dini Sebelum Tidur Terhadap Daya Imajinasi Anak Usia (3–5 tahun) di Bimbingan Belajar Alamanda Kids. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian terdiri dari anak-anak, orang tua, dan guru pendamping. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan membaca sebelum tidur dapat merangsang imajinasi anak secara signifikan. Anak-anak yang dibacakan cerita secara rutin menunjukkan antusiasme dalam menyimak cerita, aktif memberikan tanggapan, dan menunjukkan perilaku imajinatif saat bermain. Peran orang tua, khususnya ibu, sangat berpengaruh dalam membentuk rutinitas membaca sebagai kegiatan positif dan edukatif. Jenis buku yang paling disukai anak-anak adalah dongeng dan cerita bermuatan nilai moral, yang mampu menginspirasi serta mendorong kreativitas anak. Dengan demikian, membaca sebelum tidur dapat dijadikan sebagai strategi sederhana namun efektif dalam menstimulasi imajinasi anak usia dini, baik di lingkungan rumah maupun dalam kegiatan pembelajaran nonformal seperti di Bimbingan Belajar Alamanda Kids.
Unduhan
Referensi
Creswell, J. W. (2015). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: SAGE Publications.
Dewi, R. (2021). Pengaruh Cerita Sebelum Tidur terhadap Daya Imajinasi Anak Usia Dini. Jurnal Psikologi Anak, 9(2), 45–56.
Ganea, P. A., Pickard, M. B., & DeLoache, J. S. (2017). Transfer between picture books and the real world by very young children. Journal of Cognition and Development, 9(1), 46–66.
Hartati, L. & Pratama, R. (2022). Peran Orang Tua dalam Menumbuhkan Minat Baca Anak Usia 3–5 Tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 14(1), 60–70.
Kompasiana. (2024). Cerita Sebelum Tidur: Memupuk Imajinasi Anak.
Kompasiana. (2024) . Membangun Literasi Anak dengan Kebiasaan Membaca Sebelum Tidur.
Liputan6.com. (2024). Bangun Imajinasi dan Kreativitas, 5 Keuntungan Bacakan Dongeng Sebelum Tidur untuk Anak.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Thousand Oaks: SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif (Edisi Revisi). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Patton, M. Q. (1990). Qualitative Evaluation and Research Methods (2nd ed.). Newbury Park: SAGE Publications.
Sari, Y. R., & Novitasari, K. (2021). Pengaruh Kegiatan Cerita Sebelum Tidur Terhadap Kemampuan Literasi Pada Anak Usia 3 – 5 Tahun. Jurnal Golden Age, 7(2).
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sulistyorini, S. (2020). Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Melalui Membaca Nyaring. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(3), 88–97.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Hindun Puspitasari, Roza Yenita, Childa Kumala Azzahri

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










