Analisis Perbandingan Metode Single Moving Average dan Single Exponential Smoothing Dalam Prediksi Penjualan Obat Pada Apotek Rinra Medika
DOI:
https://doi.org/10.57250/ajst.v4i1.3321Kata Kunci:
Single Moving Average, Single Exponential Smoothing, prediksi penjualan obat, time series, MAD, MSE, MAPEAbstrak
Pengelolaan persediaan obat pada apotek memerlukan perencanaan berbasis data historis untuk menekan risiko kekurangan maupun kelebihan stok. Penelitian ini bertujuan membandingkan kinerja metode Single Moving Average (SMA) dan Single Exponential Smoothing (SES) dalam memprediksi penjualan obat pada Apotek Rinra Medika. Data yang digunakan berupa penjualan PARASETAMOL 500 PIM periode Agustus 2023 hingga Desember 2025 dengan total 29 periode. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif. Pada metode SMA, beberapa konfigurasi periode diuji dan diperoleh SMA-4 sebagai konfigurasi terbaik, sedangkan metode SES menggunakan α = 0,1. Kinerja kedua metode dibandingkan berdasarkan Mean Absolute Deviation (MAD), Mean Squared Error (MSE), Mean Absolute Percentage Error (MAPE), dan waktu komputasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SMA-4 menghasilkan MAD sebesar 20,531250, MSE sebesar 736,007812, dan MAPE sebesar 318,846585%, sedangkan SES α = 0,1 menghasilkan MAD sebesar 20,807524, MSE sebesar 690,543147, dan MAPE sebesar 318,380250%. Waktu komputasi SMA-4 sebesar 0,000082 detik, sedangkan SES α = 0,1 sebesar 0,000014 detik. SES α = 0,1 unggul pada tiga dari empat parameter evaluasi sehingga ditetapkan sebagai metode yang relatif lebih unggul pada dataset penelitian.





